Breaking

Sunday, June 2, 2019

Indonesia Kehilangan Sosok Ibu Negara yang Penuh Kasih…

loading…

JAKARTA – Ibu Negara RI ke-6, Kristiani Herawati atau akrab disapa Ani Yudhoyono dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan, Minggu (2/5/2019) sore.

Suasana kedatangan peti jenazah Ani Yudhoyono disambut dengan upacara militer, serta diiringi keluarga besar dari mantan Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono. Pemakaman Ani Yudhoyono dihadiri Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang bertindak sebagai inspektur upacara.

Dalam pidatonya, Jokowi menyampaikan, seluruh rakyat Indonesia berkabung atas wafatnya Ibu Ani diusia 67 tahun. “Beliau meninggalkan kita semua, pada bulan Ramadhan, bulan yang sangat baik, bulan diturunkannya Alquran, bulan yang penuh berkah, penuh ampunan dan penuh rahmat. Beliau meninggalkan kita semua pada hari-hari lailatul qadar, semoga husnul khatimah,” kata Jokowi.

Jokowi menyampaikan, bangsa Indonesia telah kehilangan salah seorang tokoh wanita terbaik, seorang Ibu Negara yang penuh kasih sayang, pejuang kemanusiaan yang tulus, serta ibu dari sebuah keluarga panutan.

Menurut Jokowi, Ani Yudhoyono senantiasa memberi inspirasi dan teladan bagi seorang ibu, seorang istri, dan Ibu Negara. “Kita hadir di sini, di TMP Kalibata, untuk memberikan penghormatan terakhir pada Beliau. Sebagai bentuk penghormatan negara dan pemerintah atas Jasa Dharma Bakti serta pengabdian almarhumah bagi bangsa semasa hidupnya,” ujarnya.

Jokowi melanjutkan, Ibu Ani telah mengabadikan hidupnya bagi kepentingan bangsa dan negara, yang selalu setia mendampingi SBY dalam suka dan duka sebagai Presiden keenam RI.

“Ibu Ani sepanjang hayatnya mendedikasi hidupnya kepada nilai-nilai kemanusiaan, almarhumah aktif memberantas buta huruf, kerajinan nasional, memperdayakan kaum perempuan dan anak-anak. Almarhumah aktif pelayanan kesehatan, pelestarian lingkungan hidup, budaya dan meningkatkan rasa kepedulian masyarakat di daerah bencana dan konflik,” ucap Jokowi.

Atas pengabdiannya itulah, lanjut Jokowi, Pemerintah Indonesia pada 2011 memberikan anugerah Bintang Mahaputra Adipradana kepada Ibu Ani. Untuk itu, Jokowi mengucapkan terima kasih kepada almarhumah atas segala jasa dan baktinya.

“Saya mengajak masyarakat Indonesia mendoakan almarhumah diterima dan diberikan sisi yang baik kepada Allah SWT, dan husnul khatimah, sesuai ibadah perjuangan dan pengabdian kepada bangsa dan negara,” ujarnya.

Tak lupa, Jokowi mendoakan agar keluarga SBY diberikan ketabahan dan kesabaran, serta ikhlas dan tawakal dalam menghadapi cobaan ini.

“Akhirnya memohon ridha Allah, marilah kita lepas kepergiaan Ani Yudhoyono menghadap Allah SWT, dengan tenang dengan diiringi doa, semoga Allah SWT berkenan menerima amal ibadah dan mengampuni segala khilaf dan salah Beliau. Beliau telah pergi, namun kita akan tetap hidup di hati kita semua rakyat Indonesia yang mencintainya,” tutup Jokowi.

(thm)


Artikel yang berjudul “Indonesia Kehilangan Sosok Ibu Negara yang Penuh Kasih…” ini telah terbit pertama kali di:

Sumber berita

No comments:

Post a Comment

Pages