Breaking

Sunday, April 21, 2019

Cerita Polisi Kawal Pemilu, Lewati Rute Teroris dan Tempuh 20 Jam Perjalanan

Mediaspirasi, Jakarta – Keriuhan Pesta Demokrasi Pemilihan Presiden 17 April 2019 sudah usai. Meski demikian, perhelatan pesta lima tahun sekali itu menyisakan beragam cerita suka pun duka, demi kesuksesan penyelenggaraan hajat besar bangsa Indonesia. Meski lokasi yang ditempuh berbahaya dan nyawa taruhannya.

Misalnya saja anggota Polres Sigi, Sulawesi Tengah, yang harus bejibaku dengan medan terjal dan curam. Gunung, lembah, bahkan sungai mereka lalui agar masyarakat pelosok turut dalam pesta demokrasi kali ini.

Ajun Komisaris Besar Wawan Sumantri menceritakan, bermula pada H-1 pemungutan suara atau 16 April 2019, 2 Personel Polsek Palolo Polres Sigi ditugaskan TPS di Dusun Manggalapi, Desa Rejeki Kecamatan Palolo.

Turut serta dalam penugasan tersebut enam personel Brimob Polda Sulteng, empat intel Polres sigi, dan petugas KPPS yang membawa masing-masing kotak suara menuju Dusun Manggalapi.

Menuju Desa Manggalapi bukan perkara mudah, lupakan mulusnya jalanan ibu kota. Menuju ke sana dibutuhkan paling tidak 20 jam perjalanan melewati jalan tanah dan menyebrang sungai deras. Belum lagi cuaca yang tidak bersahabat.

“Perjalanan tersebut petugas menemui kendala dengan kondisi medan yang cukup sulit dilalui dengan kendaran, ditambah lagi cuaca yang saat itu sedang turun hujan, karena tidak ada tempat untuk berteduh maka petugas tetap melanjutkan perjalanan,” kata Wawan kepada Mediaspirasi, Minggu 21 April 2019.

Hujan deras membuat petugas kesulitan menyeberang sungai yang belum memiliki jembatan. Perjalanan dimulai pukul 14.00 WITA. Sekitar Pukul 18.36 WITA debit air sungai masih belum turun.

 


Artikel yang berjudul “Cerita Polisi Kawal Pemilu, Lewati Rute Teroris dan Tempuh 20 Jam Perjalanan” ini telah terbit pertama kali di:

Sumber berita

No comments:

Post a Comment

Pages