Breaking

Saturday, February 9, 2019

KPU Rahasiakan Pertanyaan Debat Pilpres Tahap II

Rektor Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) yang juga sebagai panelis debat kedua pilpres, Joni Hermana mengatakan, pihaknya akan menyusun pertanyaan-pertanyaan yang berbeda format dengan debat pertama pilpres.

Hal itu agar tak ada jawaban yang sama dari para calon presiden.

“Kita berusaha untuk memberi pertanyaan-pertanyaan yang lebih tidak normatif. Jadi, dalam hal ini kita juga menginginkan agar tidak ada jawaban yang sama dari keduanya, normatif,” kata Joni, Jumat (8/2/2019).

Selain itu, model pertanyaan yang dibuat berbeda ini bertujuan agar masyarakat lebih mengetahui konsep yang dimiliki dari masing-masing paslon.

“Sehingga memberi gambaran kepada audience dan masyarakat sejauh mana kemampuan dan konsep yang ingin mereka kembangkan secara baik. Jadi intinya sebetulnya seperti itu,” ujar Joni.

Oleh karena itu, para panelis ini mulai menyusun pertanyaan Jumat malam ini. Karena, siang pukul 14.00 WIB mereka menggelar FGD terlebih dahulu dengan NGO terkait tema pada debat kedua pilpres.

“Baru malam ini kita mau buka di sini. Kan kita tadi tidak ada dialog, kita hanya mendengarkan saja dan mendapatkan masukan dari NGO plus beberapa data yang mereka sampaikan. Nah malam ini kita akan bahas di antara panelis sendiri hal-hal apa yang menurut kita penting dan topik-topik apa yang akan kita angkat dan data yang kita akan gunakan,” ucapnya.

“Nanti malam sampai besok (Sabtu) kita hanya susun pertanyaan dengan panelis saja tidak dengan NGO atau LSM lain,” sambung Joni.


Artikel yang berjudul “KPU Rahasiakan Pertanyaan Debat Pilpres Tahap II” ini telah terbit pertama kali di:

Sumber berita

No comments:

Post a Comment

Pages