Breaking

Tuesday, February 12, 2019

GP Ansor Sebut Dukungan UYM Bisa Dongkrak Suara Jokowi-Ma’ruf

loading…

TANGERANG – Gerakan Pemuda (GP) Anshor menegaskan, bahwa dukungan Ustaz Yusuf Mansur (UYM) terhadap Calon Presiden (Capres) Joko Widodo (Jokowi) menguatkan keyakinan publik bahwa tak ada kriminalisasi ulama di kepemimpinan Presiden Jokowi.

“Yusuf Mansur itu tipe ulama yang fleksibel, sehingga apapun dakwahnya bisa diterima pihak manapun. Hal ini penting untuk membuktikan pada publik kalau ulama itu dirangkul, bukan dikriminalkan,” terang Rio Arif Wicaksono, Ketua Bidang Sosial dan Kemasyarakatan GP Ansor Kabupaten Tangerang, Selasa (12/2/2019).

Dengan adanya dukungan tersebut, menurut Rio, para pengikut UYM pun juga akan ikut memilih Jokowi di Pemilihan Presiden (Pilpres) tanggal 17 April 2019 nanti.

Dakwah UYM yang terkenal secara meluas di berbagai daerah, kata dia, mampu memengaruhi suara kalangan muslim, terutama pemilih muslim dari kalangan kelas menengah.

“Saya pikir itu sinyalemen bagus untuk meraih lebih banyak suara kalangan kelas menengah muslim. Terutama kalangan massa mengambang, khususnya di Provinsi Banten,” sambungnya.

Namun Rio juga menyebutkan, terdapat risiko yang akan menimpa UYM jika menyatakan sikap mendukung Capres nomor urut 01. Dimana akan memertaruhkan reputasi UYM sebagai ustad di hadapan jamaah.

“Saya kira risiko ada. Terlebih lagi ketika ulama melakukan endorsement politik itu, jelas pengaruhnya ke reputasi dan legitimasi di depan jamaah bila sampai calonnya kalah,” tambahnya lagi.

Sebagaimana diketahui, beberapa hari lalu, pendiri perusahaan bisnis Paytren Yusuf Mansur secara terang-terangan mengarahkan dukungan ke Capres nomor urut 1 Jokowi-Maruf. Hal itu teungkap setelah Gubernur NTB Tuan Guru Bajang (TGB) Zainul Majdi membocorkan pesan WhatsApp (WA) Yusuf Mansur.

Dilanjutkannya, dukungan UYM secara otomatis akan berdampak peningkatan elektabilitas paslon 01 di Banten. Karena selama ini, ucap dia, ajaran dakwah UYM sangat digandrungi oleh masyarakat luas karena membawa kesejukan dan kebersamaan.

“Beliau disukai karena dakwahnya fokus pada bagaimana membangun ekonomi umat melalui sedekah, sejuk. Jadi bukan menebar permusuhan, nggak ada itu. Kalau beliau saja mau mendukung Jokowi, lantas dimana kebenaran isu hoaxs tentang kriminalisasi ulama?,” ucapnya.

Oleh karenanya ditegaskan Rio, kesaksian-kesaksian itu perlu diketahui masyarakat untuk meluruskan fitnah terhadap Jokowi. Dia pun berharap, pendukung Jokowi bicara tentang kebaikan Jokowi, tanpa disertai hal-hal yang menjelekkan Prabowo.

“Enggak ada satu meter pun yang dikorupsi, enggak dirampok dari seluruh pembangunan jalan, tol, pelabuhan, bandara, dan lain-lain. Fitnah ini harus diluruskan, dan jangan menggunakan cara yang sama untuk menyerang lawan politik,” tandasnya.

(maf)


Artikel yang berjudul “GP Ansor Sebut Dukungan UYM Bisa Dongkrak Suara Jokowi-Ma’ruf” ini telah terbit pertama kali di:

Sumber berita

No comments:

Post a Comment

Pages