Breaking

Saturday, February 9, 2019

Ditantang Buktikan Kebocoran Anggaran, Sandiaga: Banyak di KPK dan BPK

Mediaspirasi, Jakarta – A Calon Wakil Presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno membeberkan bukti telah terjadinya kebocoran anggaran negara. Ia menyebut antara lain korupsi yang dilakukan Bupati Kotawaringin Timur Supian Hadi (SH).

Pernyataan Sandiaga sekaligus menjawab tantangan dari Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma’ruf Amin. “Bukti kebocoran korupsi dengan tersangka seorang bupati di Kalimantan. Akibat ulahnya nera merugi hingga Rp 5,8 Triliun,” ucap Sandiaga di Jakarta Selatan, Minggu (10/2/2019).

Sandiaga Uno mengatakan, data-data mengenai kebocoran anggaran dapat ditemukan di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK).

“Buktinya (kebocoran anggaran) banyak di KPK dan BPK,” ucap dia.

Ia mengatakan, pihaknya akan menutup kebocoran anggaran tersebut, jika diberikan amanat memimpin Indonesia lima tahun ke depan. Seperti saat memimpin DKI Jakarta.

“Saya pernah di DKI Jakarta, satu 1 tahun saja berhasil mendapatkan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dengan aset yang lebih baik. Nilainya bisa sampai ratusan triliun itu dari satu provinsi saja di DKI Jakara jadi saya mengalami sendiri,” terang dia.

“Kuncinya kesamaan pandangan kita bahwa kharus meningkatkan pengelolaan aset pengelolaan anggaran supaya tidak terjadi kebocoran dan bisa digunakan untuk kesejahteraan rakyat. Itu kuncinya,” Sandiaga Uno memungkasi.

 


Artikel yang berjudul “Ditantang Buktikan Kebocoran Anggaran, Sandiaga: Banyak di KPK dan BPK” ini telah terbit pertama kali di:

Sumber berita

No comments:

Post a Comment

Pages