Breaking

Monday, February 25, 2019

Ahmad Dhani Pamer Buku Indonesia Menang Sebelum Sidang Ujaran ‘Idiot’

Sebelumnya, majelis Hakim Pengadilan Negeri Surabaya, R Anton Widyopriyono menolak nota keberatan atau eksepsi yang diajukan oleh terdakwa perkara pencemaran nama baik, Ahmad Dhani Prasetyo.

Hakim menerima surat dakwaan jaksa. Sidang perkara tersebut berlanjut hingga putusan.

“Mengadili, satu, menyatakan keberatan dari penasihat hukum dari terdakwa Dhani Ahmad Pradetyo dalam perkara tersebut tidak diterima,” tutur Anton dalam putusan sela di Pengadilan Negeri Surabaya, Jawa Timur, Selasa (19/2/2019).

Hakim memerintahkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) agar melanjutkan sidang perkara tersebut pada rangkaian agenda pemeriksaan. Dengan demikian, seluruh saksi akan dihadirkan oleh jaksa untuk dimintai keterangan dalam sidang selanjutnya.

Terdakwa kasus dugaan pencemaran nama baik ujaran Idiot Ahmad Dhani kembali menjalani sidang ketiga dengan agenda tanggapan Jaksa Penuntut Umum (JPU) atas nota keberatan atau eksepsi penasehat hukum Ahmad Dhani di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Kamis (14/2/2019).

Ada tiga poin dalam eksepsi yang dibacakan penasehat hukum Ahmad Dhani. Salah satunya yakni dalam penerapan pasal 27 ayat 3 dianggap keliru oleh penasehat hukum. Selain itu, berkas dalam dakwaan JPU juga tidak diberi tanggal. Serta yang melaporkan seharusnya perseorangan, bukan badan.

“Kami menolak semua poin eksepsi Ahmad Dhani. Karena eksepsinya tidak mendasar,” tutur JPU, Rahmat Hari Basuki, usai sidang di PN Surabaya.

Menurutnya, dakwaan yang dibacakan JPU pada sidang pertama sudah sesuai dengan Undang-Undang. Dimana dakwaannya telah diberi tanggal, dan diterima panitera PN Surabaya.


Artikel yang berjudul “Ahmad Dhani Pamer Buku Indonesia Menang Sebelum Sidang Ujaran ‘Idiot'” ini telah terbit pertama kali di:

Sumber berita

No comments:

Post a Comment

Pages