Breaking

Friday, January 18, 2019

‘Me too’ terpilih jadi ‘Word of the year’ 2018 di Australia

Apa yang menjadi “Word of The Year” di tahun 2018? Setiap negara dan kamus memiliki versinya masing-masing.

Di Inggris, kamus Oxford memilih kata ‘toxic’, sementara kamus keluaran Collins memilih kata ‘single-use’.

Kata ‘Toxic’, atau racun, terpilih karena ada peningkatan pencarian kata tersebut hingga 45 persen di kamus Oxford online.

Tapi kata ini juga dianggap signifikan setelah mantan intelijen Rusia dan putrinya yang sempat mengalami koma namun akhirnya berhasil selamat di Inggris karena zat kimiawi yang beracun.

Sementara kata ‘single-use’ atau sekali pakai banyak ditemukan setelah upaya global memerangi penggunaan kantung plastik yang sekali pakai.

Di Australia, kamus Macquire telah menggunakan Kata di Tahun 2018 adalah ‘me too’ dari hasil survei yang dilakukan pada pengguna kamus tersebut.

“Di tahun 2018, [me too] mulai melebarkan sayapnya dari yang tadinya sebuah hashtag,” ujar Alison Moore, Eksekutif Editor dari Macquire Dictionary.

“Ini menjawab kebutuhan yang jelas dalam wacana seputar pergolakan sosial,” tambahnya kepada Tiger Webb, peneliti dari ABC Language.

Bick dig energy masuk dalam kata-kata yang dapat penghormatan

Dalam analisisnya soal ‘Word of The Year’ di tahun 2018, Tiger mengatakan ada juga sejumlah kata-kata yang mendapat penyebutan terhormat.

Kata yang pertama adalah ‘deepfake’, merujuk pada video yang dihasilkan komputer dan biasanya dibuat tanpa persetujuan dengan tujuan jahat.

‘Big dick energy’ menjadi kata lain yang mendapat penyebutan terhormat dengan arti rasa percaya diri tanpa mejadi sombong dan angkuh.

Dan seperti di kamus Oxford, kata ‘single-use’ juga mendapat kehormatan di Australia setelah adanya kepedulian yang tinggi soal krisis lingkungan akibat penggunaan kantung plastik sekali pakai, yang kini dilarang di supermarket besar Australia.

Anda bisa membaca analisa Tiger Webb untuk penjelasan lebih lanjut soal kata-kata yang terpilih disini.

Ikuti berita-berita lainnya dari ABC Indonesia.


Artikel yang berjudul “‘Me too’ terpilih jadi ‘Word of the year’ 2018 di Australia” ini telah terbit pertama kali di:

Sumber berita

No comments:

Post a Comment

Pages